NUSANTARA.CYBERPENA.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan dukungannya terhadap kegiatan seni dan budaya yang mempererat persatuan. Salah satunya melalui penyelenggaraan konser Road to 165 tahun Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang berlangsung di Amphitheater Plaza Seremoni Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Rabu (15/06/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan nasional yang turut menghadirkan semangat kebersamaan di IKN.
Menjelang senja di kawasan Nusantara, suasana berubah semakin hidup dengan lantunan musik dari sejumlah seniman Batak seperti Marsada Band, Osen Hutasoit, Dorman Manik, Rany Simbolon, serta Maria Calista bersama Simbolon Band. Penampilan mereka terasa semakin istimewa dengan latar megah Istana Garuda yang menjadi ikon IKN. Ratusan penonton yang terdiri dari ASN, pekerja, hingga masyarakat umum tampak larut dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

Beragam lagu dibawakan dalam konser tersebut, mulai dari lagu kebangsaan, lagu daerah Batak, hingga lagu nasional. Variasi penampilan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat rasa persatuan di tengah keberagaman yang hadir di IKN. Antusiasme penonton terlihat dari interaksi hangat serta tepuk tangan yang terus mengiringi setiap penampilan.
Kehadiran Ketua Umum Panitia 165 tahun HKBP Effendi Simbolon serta Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono semakin menambah semarak acara. Keduanya tampak menyatu dengan masyarakat yang hadir, menunjukkan dukungan terhadap kegiatan yang mengangkat nilai budaya dan kebersamaan tersebut.
Effendi Simbolon mengungkapkan bahwa konser Road to 165 tahun HKBP di IKN menjadi bagian penting dalam rangkaian perayaan yang menjangkau berbagai daerah di Indonesia, sekaligus menunjukkan perhatian nasional terhadap perkembangan Nusantara.
“Tentu seluruh episentrum perhatian indonesia ke titik ini, kami memprogramkan konser di 165 kota, rasanya tidak lengkap kalau tidak ke IKN. IKN maju pesat dari beberapa tahun yang lalu. Terima kasih atas penataan tata kota dan tata ruangnya luar biasa,”

Sementara itu, Juru Bicara Kepala Otorita IKN, Troy Pantouw, menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen IKN sebagai kota yang inklusif dan terbuka bagi keberagaman budaya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa IKN adalah ruang yang terbuka bagi keberagaman budaya dan komunitas, sekaligus memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Salah satu penampil, Maria Calista, juga mengungkapkan kesan positifnya terhadap suasana IKN yang dinilai asri dan memberikan kenyamanan tersendiri bagi para pengunjung.

“Saya senang sekali di IKN. Saya menikmati alamnya, mulai dari jogging dan bersepeda, menikmati udara, pepohonan, hingga suara burung. Di sini kita bisa healing dari keramaian,” ungkapnya.
Tak hanya para penampil, penonton pun merasakan keseruan acara tersebut. Salah satu warga, Irene, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya konser yang dinilai mampu menghadirkan hiburan sekaligus mempererat kebersamaan.
“Happy sekali Otorita IKN sudah menyelenggarakan konser Batak ini, seru sekali,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Otorita IKN terus mendorong terciptanya ruang publik yang hidup, inklusif, dan mempererat kebersamaan lintas budaya sebagai bagian dari pembangunan Nusantara. Konser ini menjadi bukti bahwa IKN tidak hanya dibangun sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai ruang yang merangkul keberagaman dan memperkuat identitas kebangsaan. (hms)

Tidak ada komentar