MAMASA, CYBERPENA.ID- Pemberantasan praktik perjudian kembali dilakukan aparat kepolisian di wilayah Kabupaten Mamasa. Tim gabungan dari Polres Mamasa menggelar penggerebekan terhadap aktivitas judi sabung ayam yang diduga telah berlangsung terorganisir di Desa Balla Satenetan, Kecamatan Balla, pada Minggu siang, 12 April 2026.
Penggerebekan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah terhadap aktivitas perjudian tersebut. Sekitar pukul 11.00 WITA, tim menerima informasi terkait adanya praktik sabung ayam di lokasi tersebut. Hanya berselang 10 menit, tim yang terdiri dari personel Intelkam, Reskrim, Resmob, dan Samapta langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara dengan membawa perlengkapan operasi.

Langkah cepat aparat ini menunjukkan respons sigap kepolisian dalam menindaklanjuti setiap aduan masyarakat. Dalam perjalanan menuju lokasi, petugas juga melakukan koordinasi internal guna memastikan proses penindakan berjalan aman dan terukur.
Namun, saat tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WITA, petugas tidak menemukan aktivitas perjudian yang sedang berlangsung. Diduga kuat, para pelaku telah lebih dulu melarikan diri ke arah hutan dan perbukitan sekitar sebelum kedatangan aparat. Upaya pengejaran sempat dilakukan, namun medan yang sulit serta keterbatasan personel membuat sebagian besar pelaku berhasil lolos dari kejaran petugas.

Meski demikian, petugas menemukan sejumlah fasilitas yang diduga kuat digunakan sebagai arena perjudian. Di lokasi terdapat lapak atau stang serta arena sabung ayam yang sudah terbangun cukup rapi, menandakan aktivitas tersebut bukan baru pertama kali dilakukan. Sebagai langkah tegas, aparat langsung membongkar dan membakar fasilitas tersebut guna mencegah penggunaan kembali oleh para pelaku.
Dalam operasi tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 15 unit lapak, satu arena sabung ayam, kartu panitia, pengikat taji, serta perlengkapan lain yang mendukung praktik perjudian. Barang bukti ini menjadi indikasi kuat bahwa aktivitas yang dilakukan di lokasi tersebut telah dipersiapkan secara matang.
Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Polres Mamasa untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Aparat akan melakukan pendalaman guna mengungkap jaringan serta pihak-pihak yang terlibat dalam praktik perjudian tersebut.

Kegiatan penggerebekan berakhir sekitar pukul 14.30 WITA dalam keadaan aman dan terkendali. Tidak ada insiden yang mengganggu jalannya operasi, dan seluruh personel kembali dengan kondisi lengkap.
Dari hasil pengamatan di lapangan, praktik sabung ayam ini diduga tidak bersifat spontan, melainkan telah terorganisir dengan baik. Hal ini terlihat dari kelengkapan fasilitas yang ada, serta indikasi adanya pihak tertentu yang diduga menjadi backing sehingga aktivitas tersebut bisa berlangsung berulang tanpa terdeteksi.
Selain itu, kuat dugaan bahwa informasi kedatangan aparat telah bocor sebelumnya, mengingat para pelaku berhasil melarikan diri dengan cepat sebelum petugas tiba di lokasi. Hal ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian untuk dilakukan evaluasi dan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi pun menegaskan akan melakukan pendalaman untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat, baik sebagai penyelenggara maupun pihak yang membekingi. Penindakan tidak hanya akan menyasar pelaku di lapangan, tetapi juga pihak-pihak yang diduga berada di balik layar.

Menariknya, praktik perjudian ini disebut-sebut kerap muncul saat momen acara kedukaan di wilayah tersebut. Oleh karena itu, diperlukan langkah preventif dan penegakan hukum yang berkelanjutan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Berdasarkan kondisi di lokasi, aktivitas perjudian tersebut diperkirakan telah berlangsung selama kurang lebih satu minggu, terlihat dari fasilitas yang sudah terbangun dan perlengkapan yang digunakan secara berulang.
Pihak kepolisian memastikan akan terus meningkatkan pengawasan serta menindak tegas segala bentuk perjudian yang meresahkan masyarakat. Komitmen ini diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Mamasa. (rls/berita foto)

Tidak ada komentar