Paskah Klasis Osango, Wabup Mamasa Tekankan Nilai Pengorbanan dan Kasih

cyber pena
17 Apr 2026 14:23
Agama Terbaru 0 224
2 menit membaca

MAMASA,CYBERPENA.ID – Perayaan Paskah Tingkat Klasis Osango yang dipusatkan di Gedung Gereja Jemaat Pancaran Kasih Rante Osango, Kamis (16/04/2026), berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Momentum keagamaan ini tidak hanya menjadi perayaan iman, tetapi juga sarana refleksi mendalam bagi umat Kristiani tentang arti pengorbanan, kasih, dan pengampunan dalam kehidupan sehari-hari.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, Ketua BPMS GTM Pdt. Deppatola Pawa, Ketua Klasis Osango Marthinus Tiranda, serta sejumlah tokoh gereja di lingkup Gereja Toraja Mamasa (GTM) Klasis Osango dan Jemaat Rante Osango. Kehadiran para tokoh ini semakin meneguhkan kebersamaan antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mamasa H. Sudirman menegaskan bahwa peristiwa Paskah memiliki makna yang sangat mendalam bagi umat Kristiani di seluruh dunia.

“Peristiwa Paskah memberikan pelajaran penting dimana didalamnya ada pengorbanan yang tiada tara oleh Yesus Kristus untuk menebus dosa manusia. Disinilah penerapan ajaran kasih yang paling tinggi dimana Tuhan mengasihi umatnya sehingga Dia rela mengorbankan anakNya untuk keselamatan umat manusia yang berdosa,” ujarnya di hadapan jemaat yang hadir.

Lebih lanjut, Sudirman menyampaikan bahwa nilai-nilai luhur yang terkandung dalam peristiwa Paskah, seperti pengorbanan, pengampunan, dan cinta kasih, hendaknya tidak hanya dimaknai secara seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan nyata. Ia mengajak seluruh umat untuk meneladani sikap Kristus dalam membangun kepedulian sosial dan semangat kebersamaan.

Menurutnya, semangat rela berkorban demi kepentingan bersama menjadi fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antar sesama, tanpa membedakan latar belakang.

Wakil Bupati juga berharap agar hubungan kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Mamasa dengan lembaga-lembaga keagamaan, termasuk Gereja Toraja Mamasa, terus diperkuat. Sinergi tersebut dinilai sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah, baik dari aspek sosial, spiritual, maupun kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Sudirman turut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu negatif yang dapat memecah belah persatuan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap berpikir jernih dan mengedepankan nilai-nilai kebaikan dalam setiap tindakan.

“Jangan gampang teprofoksi dengan oknum-oknum yang suka menebar keburukan semata tanpa melihat sedikitpun sisi baiknya, tetapi teruslah melihat ketulusan kebaikan yang mau dilakukan oleh pemerintah maupun gereja dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, sejahtera dan beriman,” katanya.

Perayaan Paskah ini pun menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai iman dapat berjalan seiring dengan semangat pembangunan daerah. Dengan kebersamaan dan saling mendukung, diharapkan masyarakat Mamasa dapat terus hidup rukun, damai, dan penuh kasih dalam bingkai persatuan. (Agusrandika)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    xjasa website murah
    xwebsite murah