Hadirkan Pasar Modern, Sepaku Tawarkan Ruang Ekonomi Baru di IKN

cyber pena
6 Apr 2026 03:19
4 menit membaca

NUSANTARA,CYBERPENA.ID — Aktivitas perdagangan di Pasar Segar Sepaku mulai menunjukkan geliat. Sejumlah pedagang terlihat mulai menata dan mengisi kios maupun los yang baru beberapa hari terakhir mereka tempati. Kondisi pasar yang bersih dan tertata menghadirkan nuansa baru yang berbeda dari citra pasar tradisional yang selama ini dikenal masyarakat.

Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara sekaligus Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw menjelaskan, “Pasar yang berdiri di atas lahan seluas 5.880 meter persegi ini terdiri dari dua bangunan utama. Bangunan pertama memiliki luas 980,72 meter persegi dengan dua lantai, sementara bangunan kedua seluas 970 meter persegi juga terdiri dari dua lantai. Bangunan modern Pasar ini mencerminkan komitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang layak, modern, dan berkelanjutan bagi pedagang dan masyarakat.”

Lebih lanjut, Troy menegaskan, “Pembangunan dan penataan Pasar Segar Sepaku bertujuan melakukan beautifikasi kawasan serta peremajaan pasar, sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat sekaligus menjadikan kawasan lebih indah, tertata, dan nyaman untuk aktivitas ekonomi maupun sosial,” tegas Troy.

Pasar Segar Sepaku mulai difungsikan setelah proses serah terima kunci dan penandatanganan perjanjian yang dilakukan pada 15 Maret 2026. Adapun operasional pasar dimulai sejak 30 Maret 2026 dengan jam layanan pukul 06.00 hingga 20.00 WITA. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 135 pedagang telah terdaftar dan mulai menempati lapak yang tersedia, sementara proses pengisian masih terus berlangsung secara bertahap.

Secara keseluruhan, pasar ini dilengkapi dengan 43 kios kering, 10 kios basah, 36 los kering, dan 35 los basah, serta tersedia 11 unit foodcourt yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha kuliner.

Plt. Direktur Pengelolaan Gedung, Kawasan, dan Perkotaan Otorita IKN, Cakra Nagara, menegaskan, “Kami memastikan pembagian dan penataan los dan kios dilakukan secara fair melalui undian yang disaksikan banyak pihak termasuk pemerintah daerah setempat sehingga semua pedagang mendapatkan kesempatan yang sama,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan harapannya, “Kami berharap para pedagang segera masuk untuk menempati los dan kios yang disiapkan. Karena kami ingin mengantisipasi tingginya kehadiran masyarakat yang datang ke kawasan IKN,” ungkapnya dalam keterangan tertulis.

Sementara itu, Staf Direktorat Pelayanan Sosial Otorita IKN, Steven mengatakan, “Pasar ini dibuka setiap hari, sehingga kebutuhan bisa dipenuhi kapan saja,” ujarnya.

Dari sisi fasilitas, pasar ini telah dilengkapi berbagai sarana pendukung seperti area parkir dengan kapasitas 25 mobil dan 20 sepeda motor, toilet, mushola, layanan kebersihan oleh petugas cleaning service, serta sistem keamanan berupa CCTV yang beroperasi selama 24 jam dan penjagaan oleh petugas keamanan.

Jenis komoditas yang diperdagangkan juga sangat beragam. Pada kios dan los basah tersedia ikan, daging sapi, daging kambing, ayam potong, serta sayur mayur. Sementara kios kering diisi berbagai jenis usaha seperti konter telepon seluler dan aksesoris, pakaian, elektronik, barang pecah belah, sepatu dan tas, kerajinan, kosmetik, sembako, bahan kue, alat pancing, bawang goreng, toko buku, emas, perabot rumah tangga, perlengkapan bayi, merchandise IKN, air isi ulang, jamu, hingga perlengkapan dan alat pertanian.

Adapun los kering menyediakan aneka kebutuhan seperti aksesoris telepon seluler, mainan anak, pakaian, sembako, buah, hingga makanan dan minuman termasuk jajanan tradisional. Di area foodcourt, pengunjung juga dapat menikmati berbagai pilihan kuliner seperti kedai kopi, warmindo, serta beragam makanan dan minuman lainnya.

Kondisi pasar yang bersih dan tertata rapi turut dirasakan langsung oleh para pedagang. Ilmi Nafia, pelaku usaha oleh-oleh khas IKN, mengaku terkesan dengan suasana pasar yang dinilainya lebih modern.

“Kalau kebersihan, bersih banget di sini. Sudah lebih rapi dan lebih modern dari sebelumnya,” kata Ilmi.

Ia juga melihat potensi pasar ini sebagai destinasi bagi pengunjung IKN.

“Pengunjung IKN bisa mampir ke sini sambil cari oleh-oleh,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Burhan, pedagang konter telepon seluler yang baru membuka usaha selama tiga hari di lokasi tersebut. Ia menilai kondisi pasar sudah tertata dengan baik.

“Suasana pasar sangat bersih, rapi, sudah tertata,” kata Burhan.

Sementara itu, Arif, yang membuka jasa servis telepon seluler, menilai kondisi pasar cukup baik terutama dari sisi kebersihan, meski masih diperlukan sosialisasi lebih luas kepada masyarakat.

“Kebersihan bagus, yang bersihkan tiap hari ada. Tidak ada kendala. Semoga semakin banyak pengunjung ke Pasar Segar Sepaku,” kata Arif.

Pasar Segar Sepaku diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga berfungsi sebagai ruang sosial yang mempertemukan warga dan pengunjung di kawasan Ibu Kota Nusantara. (rls/hms)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    xjasa website murah
    xwebsite murah