Sayembara Desain IKN Rampung, Konsep Peradaban Nusantara Jadi Sorotan

cyber pena
1 Feb 2026 03:23
3 menit membaca

NUSANTARA, CYBERPENA.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi mengumumkan hasil Sayembara Desain Bangunan dan Kawasan Pusat Kebudayaan IKN, bersamaan dengan peluncuran buku Pembangunan IKN Tahap I, pada Jumat (30/01/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Kawasan Pusat Kebudayaan IKN diproyeksikan sebagai ruang ekspresi dan penguatan jati diri bangsa melalui pengembangan seni, tradisi, dan pengetahuan. Lokasinya berada dalam satu sumbu kebangsaan bersama Istana Negara, Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Kantor Otorita IKN, serta Masjid Negara, menjadikannya bagian strategis dari wajah utama IKN.

Di dalam kawasan ini akan dibangun sejumlah fasilitas utama, antara lain museum, perpustakaan sebagai pusat transformasi pengetahuan, galeri seni, serta gelanggang olahraga. Seluruh elemen tersebut dirancang untuk membentuk ekosistem budaya yang hidup dan berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara.

Adapun hasil sayembara menetapkan Cerlang Nusantara sebagai Juara I, Simfoni Puspa Segara meraih Juara II, dan Kisah yang Ditenun oleh Rimba sebagai Juara III.

Konsep desain pemenang utama mengangkat narasi perjalanan peradaban Nusantara dari masa megalitikum hingga masa depan. Gagasan ini menegaskan bahwa sejarah dan nilai tradisi terus tumbuh dan menjadi pijakan dalam membangun peradaban modern. Secara visual, bangunan utama mengusung nuansa batu dengan bentuk prismatik, dipadukan dengan filosofi kearifan lokal Kalimantan melalui simbol pohon kehidupan yang terwujud dalam struktur dan tata ruang bangunan.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menekankan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan desain ke depan. Ia menyampaikan bahwa setiap karya pemenang akan tetap terbuka untuk penyempurnaan, seiring dengan kajian anggaran dan kesiapan pembangunan.

“Seluruh hak cipta berada pada Otorita IKN. Ke depan, para pemenang tetap dapat berkolaborasi apabila ada masukan atau pengembangan yang lebih baik. Setiap desain sudah dilengkapi estimasi anggaran, dan kami akan menyesuaikan dengan ketersediaan dana. Target tercepat pembangunan dimulai pada 2027,” kata Basuki.

Sementara itu, Yori Antar, perwakilan tim pemenang utama, menyampaikan bahwa rancangan tersebut lahir dari semangat memperlihatkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.

“IKN memiliki potensi besar untuk menjadi inspirasi global, karena menunjukkan betapa dalam dan beragamnya budaya serta tradisi bangsa kita,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Otorita IKN juga memperkenalkan dua buku, yakni Mengukir Kota Masa Depan karya Wicaksono Sarosa dan Sarwo Handayani, serta Membangun Kota Masa Depan yang disusun oleh Tim Otorita IKN. Kedua buku ini merekam proses perencanaan hingga pelaksanaan tahap awal pembangunan IKN.

Pusat Kebudayaan Nusantara diharapkan menjadi simbol penguatan identitas nasional sekaligus menegaskan peran IKN sebagai kota peradaban, yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya nilai budaya dan visi masa depan bangsa. (rls/ikn)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    xjasa website murah
    xwebsite murah