JAKARTA, CYBERPENA.ID – Anggota Komisi II DPR RI, Ujang Bey, menyambut positif pertemuan antara PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) dan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), terkait penyelesaian sengketa tanah di Makassar, Sulawesi Selatan.
Ujang Bey menilai pertemuan tersebut merupakan langkah awal yang baik dalam mencari solusi atas persoalan lahan yang melibatkan dua pihak. Sebagai tokoh nasional dan mantan Wakil Presiden, kata Bey, kehadiran JK menjadi harapan tersendiri untuk mendorong penyelesaian damai.
“Ini langkah awal yang baik, bagaimanapun Pak JK sebagai mantan wapres sudah kita anggap negarawan,” ujarnya dalam keterangan, Kamis (20/11/2025).
Legislator Partai NasDem itu berharap proses penyelesaian dapat berjalan melalui musyawarah mufakat, sehingga tidak menimbulkan ketegangan berkepanjangan dan menghasilkan kesepakatan terbaik bagi semua pihak.
“Sambil mencari jalan terbaik buat kedua belah pihak. Saya kira Menteri ATR/BPN pun terus mengamati permasalahan ini di lapangan,” tegasnya.
Sebelumnya, perwakilan PT GMTD yang dihadiri Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wali Kota Makassar Munafri ‘Appi’ Arifuddin, dan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, bertemu dengan Jusuf Kalla sebagai perwakilan PT Hadji Kalla di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Senin (17/11/2025).
Pertemuan tersebut membahas sengketa lahan seluas 16,4 hektare di kawasan Tanjung Bunga, Makassar, antara PT GMTD dan PT Hadji Kalla. (rls/*)
Tidak ada komentar