Petasan Pecah Tengah Malam, Warga Antang Makassar Resah

cyber pena
27 Des 2025 03:28
2 menit membaca

MAKASSAR,CYBERPENA.ID – Aksi saling serang menggunakan petasan yang melibatkan kelompok remaja kembali meresahkan warga di Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Peristiwa tersebut terjadi di sekitar area Pemakaman Tionghoa Yayasan Budi Luhur, Kelurahan Antang, pada Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 23.00 Wita.

Berdasarkan laporan masyarakat, aktivitas kelompok remaja tersebut telah berlangsung selama beberapa malam hingga larut malam. Warga sekitar mengaku terganggu karena para remaja tidak hanya menyalakan dan saling melempar petasan, tetapi juga melempar batu, bahkan diduga membawa senjata tajam jenis busur.

“Keberadaan mereka sangat mengganggu. Walaupun sudah beberapa kali dibubarkan pihak kepolisian, keesokan harinya aktivitas tersebut kembali terjadi,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Manggala yang dipimpin Kanit IK Iptu Ronny BS, S.H., segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Setibanya di lokasi, petugas berhasil membubarkan kelompok remaja tersebut.

Namun, situasi sempat memanas akibat emosi puluhan warga yang berada di sekitar lokasi terhadap sejumlah sepeda motor yang ditinggalkan para remaja saat melarikan diri. Petugas dengan sigap mengamankan situasi dan menghalau warga agar tidak melakukan tindakan anarkis berupa perusakan maupun pembakaran kendaraan.

Dari lokasi kejadian, polisi berhasil mengamankan lima unit sepeda motor yang diduga digunakan para remaja serta satu orang remaja yang diduga terlibat dalam aksi saling serang petasan tersebut.

Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’Longan, S.H., M.H., M.Si., membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat situasi di lokasi sempat memicu emosi warga.

“Benar, kami mengamankan lima unit sepeda motor dan satu orang remaja yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. Yang bersangkutan kami amankan untuk menghindari tindakan yang dapat membahayakan keselamatan,” jelas Kapolsek.

Pihak kepolisian mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hari. Masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan. (rls/polrestabes)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    xjasa website murah
    xwebsite murah