MAMUJU,CYBERPENA.ID – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar, menerima kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar, Suri Handayani,
Februari 2026.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas KominfoSS Sulbar tersebut membahas koordinasi dan dukungan dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan memulai kegiatan lapangan pada Mei 2026 mendatang.
Dalam pertemuan itu, Muhammad Ridwan Djafar didampingi Sekretaris Dinas KominfoSS Sulbar Riny Hadiwijaya, Kepala Bidang KPM Dian Afrianty, serta Kepala Bidang Statistik Abdul Azis. Sementara Suri Handayani hadir bersama jajaran BPS Sulbar, di antaranya Kepala Bagian Umum Chitra Dewi Said, Pranata Komputer Ahli Madya Muhammad Said, Statistisi Ahli Madya Eka Khaerandy Oktafianto, Statistisi Ahli Madya Pertiwi Tanihaha, serta Ketua Tim Humas, Protokol dan Dukungan Strategis Pimpinan Haryo Satriaji.

Sejumlah langkah strategis dibahas dalam pertemuan tersebut, terutama terkait penguatan sosialisasi dan publikasi kepada masyarakat. Upaya ini akan dimaksimalkan melalui berbagai kanal komunikasi, mulai dari media sosial, media massa, hingga pemasangan baliho dan media luar ruang lainnya.
Selain itu, kedua pihak juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola data statistik sektoral. Hal ini menjadi perhatian bersama, mengingat adanya kepemimpinan baru baik di jajaran perangkat daerah terkait maupun di BPS Sulbar, sehingga diperlukan penyamaan visi serta penguatan kolaborasi sejak awal.
Muhammad Ridwan Djafar menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif koordinasi yang dilakukan BPS Sulbar.
“Kami siap memberikan dukungan penuh dan memperkuat kolaborasi dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Bukan hanya itu, kerja sama ini juga penting dalam memperkuat tata kelola data statistik sektoral yang sangat dibutuhkan secara internal oleh Pemprov Sulbar,” ujarnya.

Menurut Ridwan, langkah tersebut sejalan dengan misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan berbasis data dalam mendukung pembangunan yang tepat sasaran.
Ia menegaskan, momentum kepemimpinan baru di perangkat daerah terkait dan di BPS harus dimanfaatkan untuk membangun semangat bersama dalam menghadirkan data yang lebih akurat dan berkualitas.
“Kita sama-sama baru, baik saya sebagai Kepala Dinas KominfoSS, maupun Kepala BPS dan kepala perangkat daerah terkait lainnya juga baru. Ini saat yang tepat untuk membangun semangat bersama dalam penguatan tata kelola data statistik sektoral sehingga menghasilkan data yang lebih baik untuk pembangunan,” tegasnya.

Sementara itu, Suri Handayani menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Dinas KominfoSS Sulbar.
“Alhamdulillah, Bapak Kepala Dinas KominfoSS memberikan dukungan dan siap membantu menyukseskan Sensus Ekonomi 2026, termasuk mendukung pelaksanaannya di lapangan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya milik BPS semata, melainkan milik seluruh masyarakat Indonesia. Data yang dihasilkan nantinya akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian nasional dan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat umum.
“Data Sensus Ekonomi sangat penting sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan. Karena itu, partisipasi dan dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar sensus ini berjalan sukses,” pungkasnya. (rls/hms)

Tidak ada komentar