CYBERPENA.ID, MAMASA – Penilaian Desa Anti Korupsi oleh Tim Penilai Internal Provinsi Sulawesi Barat dilaksanakan di Aula Perpustakaan Daerah Kabupaten Mamasa, Kamis (16/10/2025). Dalam kegiatan tersebut, Desa Buntubuda ditetapkan sebagai desa percontohan anti korupsi mewakili Kabupaten Mamasa.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Barat Yakub Solon, Wakil Bupati Mamasa H. Sudirman, jajaran tim penilai dari Inspektorat Provinsi Sulawesi Barat, serta Kepala Desa Buntubuda Armas bersama perangkat desa yang menjadi lokus penilaian.
Dalam sambutannya, Yakub Solon menyampaikan bahwa Desa Buntubuda merupakan desa yang memiliki komitmen kuat dalam pembangunan dan tata kelola pemerintahan yang transparan. Karena itu, desa tersebut layak menjadi desa percontohan anti korupsi di Sulawesi Barat.
“Kita patut berbangga karena Desa Buntubuda sudah terpilih mewakili Kabupaten Mamasa, dan kini namanya sudah terpampang di pusat sebagai nominasi desa anti korupsi se-Indonesia. Pemerintah provinsi juga akan memberikan dukungan khusus untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa ini,” ujar Yakub Solon.
Ia menambahkan, keberhasilan Desa Buntubuda diharapkan dapat memotivasi desa-desa lain di Kabupaten Mamasa agar terus berbenah, terutama dalam pengelolaan keuangan, sumber daya alam, dan pengembangan sumber daya manusia.
Sementara itu, Wakil Bupati Mamasa H. Sudirman menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Desa Buntubuda sebagai desa percontohan anti korupsi.
“Penetapan Desa Buntubuda sebagai desa percontohan anti korupsi merupakan kehormatan bagi Kabupaten Mamasa. Semoga penilaian yang dilakukan dapat memperoleh hasil maksimal dan menjadi perhatian bagi tim penilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Kita berharap Desa Buntubuda dapat melalui proses penilaian ini dengan baik dan membawa nama baik Kabupaten Mamasa di tingkat nasional,” ungkap Sudirman.
Penilaian ini menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berintegritas di Kabupaten Mamasa. (agustinus)
Tidak ada komentar