Cegah Belanja Panik Jelang Lebaran, BI Sosialisasikan Belanja Bijak di IKN

cyber pena
15 Mar 2026 07:43
3 menit membaca

NUSANTARA,CYBERPENA.IDOtorita Ibu Kota Nusantara bersama Bank Indonesia menggelar kegiatan Sosialisasi Belanja Bijak yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara pada Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Belanja Bijak, Rezeki Berkah, Ekonomi Umat Kuat” sebagai upaya mendorong masyarakat untuk menerapkan pola konsumsi yang lebih bijak, khususnya selama bulan suci Ramadan.

Kegiatan diawali dengan tausiah yang mengingatkan para jamaah mengenai hakikat ibadah puasa sebagai sarana untuk melatih keikhlasan, kesabaran, serta pengendalian diri. Dalam ceramah tersebut disampaikan bahwa puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momentum bagi umat untuk menjaga sikap, perilaku, serta mengendalikan keinginan, termasuk dalam hal mengatur pola belanja agar tetap sesuai dengan kebutuhan.

Kepala Sekretariat Kerja Bersama Bank Indonesia IKN, Rawindra Ardiansah, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari langkah strategis Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga selama Ramadan.

“Acara ini merupakan salah satu langkah Bank Indonesia untuk menjaga inflasi di bulan Ramadan. Belanja bijak adalah belanja yang tidak mengikuti hawa nafsu, yakni berbelanja sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa menjelang Idulfitri biasanya terjadi peningkatan konsumsi masyarakat yang cukup signifikan. Kondisi tersebut kerap memicu perilaku belanja berlebihan yang pada akhirnya dapat berdampak terhadap ketersediaan barang dan kenaikan harga di pasar.

“Sering kali menjelang Lebaran terjadi belanja panik. Misalnya biasanya membeli dua kilogram beras menjadi empat kilogram sehingga ada masyarakat lain yang tidak kebagian,” jelasnya.

Program sosialisasi Belanja Bijak ini tidak hanya dilaksanakan di satu lokasi, tetapi juga akan digelar di sejumlah masjid yang berada di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara. Upaya ini dilakukan untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mengelola konsumsi secara lebih bijak dan berkelanjutan.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif tersebut.

“Terima kasih kepada Bank Indonesia dan seluruh jamaah yang hadir serta turut memakmurkan masjid kita,” ujarnya.

Kegiatan ini juga mendapat tanggapan positif dari masyarakat yang hadir. Mereka menilai sosialisasi tersebut memberikan pemahaman baru tentang pentingnya mengelola pengeluaran secara lebih bijaksana.

“Saya sebenarnya sudah mencoba menerapkan pola belanja bijak, meskipun belum sepenuhnya. Setelah mengikuti sosialisasi ini, saya jadi lebih memahami apa yang dimaksud dengan belanja bijak dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Gina, warga Sepaku.

Hal serupa disampaikan oleh Partini, warga Sepaku lainnya, yang menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga dari aspek spiritual.

“Saya senang bisa mendapatkan ilmu tentang belanja secara cermat sekaligus mendapatkan siraman rohani. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Otorita IKN bersama Bank Indonesia terus berupaya meningkatkan literasi ekonomi masyarakat serta mendorong terbentuknya kebiasaan konsumsi yang lebih bijak. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya bagi warga yang berada di kawasan Ibu Kota Nusantara dan sekitarnya. (rls)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    xjasa website murah
    xwebsite murah