MASAMBA,CYBERPENA.ID — Ribuan keluarga, kerabat, dan warga Kabupaten Luwu Utara (Lutra) mengantar jenazah pembalap nasional asal Masamba, Awhin Sanjaya, ke tempat peristirahatan terakhir di Desa Balebo, Kecamatan Masamba, Selasa (16/12/2025).
Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim turut hadir menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum. Bahkan, saat jenazah Awhin Sanjaya tiba di rumah duka di Desa Balebo pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 Wita, Bupati Andi Rahim ikut menjemput bersama ratusan warga.
“Kami sangat berdukacita. Saya atas nama pribadi, pemerintah, dan seluruh masyarakat Luwu Utara menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya Awhin Sanjaya,” ujar Andi Rahim.
Di hadapan keluarga dan kerabat almarhum, Andi Rahim menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Utara memberikan penghormatan tinggi atas dedikasi dan prestasi Awhin Sanjaya yang telah mengharumkan nama daerah di berbagai ajang otomotif tingkat nasional hingga internasional.
Sebagai bentuk penghargaan tersebut, Bupati Andi Rahim mengumumkan pengabadian nama Awhin Sanjaya menjadi nama jalan di Kota Masamba.
“Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, kami mengabadikan nama almarhum menjadi nama jalan. Jalan Lingkar Masamba resmi kami ganti menjadi Jalan Awhin Sanjaya,” ungkapnya.
Menurut Andi Rahim, keputusan tersebut merupakan wujud apresiasi paling tulus atas perjuangan dan prestasi almarhum semasa hidup.
“Meskipun usianya singkat, almarhum telah memberikan inspirasi besar bagi generasi muda. Semoga nama Jalan Awhin Sanjaya ini menjadi pengingat akan semangat juang, dedikasi, dan prestasi beliau,” lanjutnya.
Bupati Andi Rahim juga mengenang sosok Awhin Sanjaya sebagai pemuda berprestasi yang telah membawa nama baik Luwu Utara dan Indonesia di dunia balap.
“Almarhum adalah pemuda andalan Luwu Utara. Kami mendoakan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan berat ini,” ucapnya.
Ia menambahkan, bakat balap Awhin sudah terlihat sejak usia dini. Andi Rahim mengaku menjadi saksi langsung perjalanan awal karier almarhum sebelum menembus level nasional.
“Saya mendampingi dia di awal-awal kariernya. Sejak kecil, Awhin sudah menunjukkan skill balap yang luar biasa,” jelasnya.
Penggantian nama jalan tersebut menjadi perhatian luas, khususnya di kalangan penggemar olahraga balap dan masyarakat Luwu Utara. Kebijakan ini disambut hangat oleh keluarga besar Awhin Sanjaya serta komunitas balap Sulawesi Selatan. Mereka berharap penetapan nama jalan ini dapat menjadi pengingat abadi sekaligus motivasi bagi pembalap-pembalap muda di masa depan.
Diketahui, Awhin Sanjaya meninggal dunia saat mengikuti final SCP 2025 di Zabaq National Circuit, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, Minggu (14/12/2025). Almarhum diduga dilindas kendaraan lain setelah terjatuh di lintasan balap. (seruya)
Tidak ada komentar