Bukan Sekadar Hadir, Wali Kota Makassar Bawa Pesan Khusus di Perayaan Natal

cyber pena
14 Des 2025 07:56
3 menit membaca

MAKASSAR,CYBERPENA.ID —Pemerintah Kota Makassar terus meneguhkan komitmennya sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Harmonisasi sosial dinilai menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan kota yang inklusif, aman, dan damai.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan hal tersebut saat menghadiri Perayaan Natal Persekutuan Kaum Bapak Gereja Toraja (PKBGT) Klasis Makassar Timur, yang digelar di Jalan Perintis Kemerdekaan IV, Jumat (12/12/2025) malam.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Makassar itu disambut hangat oleh jemaat. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai perayaan Natal, sekaligus menjadi simbol kuat komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam merawat keberagaman.

Dalam sambutannya, Munafri—yang akrab disapa Appi—mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, toleransi, dan moderasi antarumat beragama sebagai pilar utama kehidupan sosial di Kota Makassar.

“Pada momentum perayaan Natal ini, saya kembali mengajak kita semua untuk terus menjaga kerukunan, toleransi, serta moderasi antarumat beragama sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat di Kota Makassar,” ujarnya.

Munafri mengaku bangga dapat hadir dan berinteraksi langsung dengan jemaat PKBGT. Menurutnya, kebersamaan lintas iman seperti ini mencerminkan semangat masyarakat Makassar yang terus berupaya hidup aman, damai, dan saling menghargai.

“Kita harus hidup aman dan membangun hubungan yang aman. Jangan sampai konflik sosial muncul akibat gesekan yang sebenarnya tidak perlu, karena dampaknya akan kita rasakan bersama,” tegasnya.

Ketua IKA Fakultas Hukum Unhas ini juga menegaskan komitmennya sejak awal memimpin Kota Makassar untuk memastikan hubungan antar komunitas, khususnya di kawasan permukiman, mampu memberikan dampak positif bagi penguatan ekonomi, kolaborasi, dan persaudaraan.

Ia menyinggung perjalanan menuju lokasi kegiatan yang berada di kawasan permukiman sebagai gambaran kedekatan dan hubungan baik antara komunitas gereja dengan masyarakat sekitar.

“Ini menunjukkan bahwa kelompok gereja, khususnya yang berada di kawasan permukiman, memiliki hubungan yang semakin baik dengan lingkungan sekitarnya, dan tentu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan kawasan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Munafri menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan utama Kota Makassar. Kemampuan masyarakat dalam menjaga harmoni sosial menjadi modal besar hingga Makassar berhasil meraih Harmony Award 2025 untuk kategori Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), sebuah pencapaian bersejarah bagi kota ini.

“Dengan keberagaman yang kita miliki, masyarakat Makassar mampu menjaga kehidupan sosial tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan. Alhamdulillah, tahun 2025 Kota Makassar meraih Harmony Award. Ini membuktikan bahwa toleransi di Makassar bukan sekadar seremonial, tetapi hidup nyata di tengah masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, bukan semata-mata capaian pemerintah atau tokoh agama.

“Ini bukan hanya kerja wali kota atau tokoh agama saja, tetapi hasil kerja kita semua yang memberikan dampak positif bagi Kota Makassar,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Munafri mengajak seluruh jemaat dan masyarakat untuk terus menumbuhkan pemikiran positif serta menjaga keharmonisan dalam setiap perbedaan.

“Kita tidak saling mengganggu dan menyadari bahwa persaudaraan tidak memiliki batas. Jangan karena perbedaan atau jarak, lalu kita mengabaikan hal-hal kecil yang berpotensi memicu masalah,” pesannya.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya mengucapkan selamat merayakan Natal. Terima kasih atas komitmen bersama dalam menjaga harmonisasi di kota yang kita cintai ini,” tutup Appi, disambut aplaus hadirin. (rls)

Editor: Bayu Amatory

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    xjasa website murah
    xwebsite murah