SUKABUMI,CYBERPENA.ID — Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun berinisial NS meninggal dunia setelah mengalami luka bakar berat hampir di sekujur tubuhnya. Luka tersebut diduga akibat siraman air panas yang diduga dilakukan oleh ibu tirinya.
Korban sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU selama kurang lebih delapan jam sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Tangis ayah kandung korban, Anwar Satibi (38), pecah saat mengenang kondisi putranya. Dengan suara bergetar, ia menceritakan saat pertama kali mendapati anaknya dalam keadaan mengenaskan.
“Ya kan faktanya saya pulang dari Kota Sukabumi seperti itu, sudah sakit. Faktanya pas saya ke Kota Sukabumi anak sehat, baik-baik saja. Setelah pulang, pas malam pertama sahur,” ujar Anwar di sela isak tangisnya.

Anwar juga menyebutkan bahwa dugaan kekerasan terhadap anaknya pernah terjadi pada 2025, namun saat itu permasalahan tersebut diselesaikan melalui mediasi.
Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan adanya peristiwa tersebut dan tengah melakukan penyelidikan mendalam. Dugaan penganiayaan yang mengarah kepada ibu tiri korban masih dalam proses pendalaman.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
“Untuk dugaan terkait narasi KDRT tersebut, kami masih menunggu hasil autopsi,” ujarnya.
Jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Setukpa Polri untuk dilakukan autopsi sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi memastikan kasus ini akan ditangani secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (ist)


Tidak ada komentar