CYBERPENA.ID, ROHIL – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menepis tudingan miring terkait pengelolaan dana umat dan penyaluran bantuan yang disebut tidak transparan serta tidak tepat sasaran.
Ketua Baznas Rohil, Ustaz H. Jefrizal, S.Hi., M.M., atau akrab disapa Ustaz Uj, menegaskan bahwa seluruh kegiatan dan program Baznas Rohil berjalan sesuai aturan, prinsip transparansi, serta diawasi secara ketat.
Hal itu disampaikan Ustaz Uj saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (6/11/2025). Ia menjelaskan, setiap bentuk bantuan—baik sosial maupun pemberdayaan ekonomi—telah melalui proses verifikasi yang ketat dan diaudit secara rutin oleh lembaga terkait.
“Seluruh kegiatan dan bantuan yang kami salurkan sudah melalui prosedur sesuai ketentuan syariah dan peraturan Baznas. Tidak ada yang keluar dari sasaran. Kami memiliki data penerima yang diverifikasi secara faktual di lapangan,” tegasnya.
Terkait isu penyaluran bantuan sapi yang disebut tidak tepat sasaran, Ustaz Uj menilai hal itu tidak berdasar. Ia menjelaskan bahwa Baznas Rohil menyalurkan bantuan hewan ternak hanya kepada kelompok masyarakat yang memenuhi syarat sebagai mustahik dan memiliki kemampuan mengelola bantuan produktif.
“Penyaluran sapi merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi umat. Setiap penerima diverifikasi dan memiliki komitmen untuk mengembangkan bantuan tersebut agar memberikan manfaat jangka panjang,” jelasnya.
Selain bantuan ternak, Baznas Rohil juga menjalankan berbagai program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Baznas Rohil tidak hanya menyalurkan bantuan ternak dan pertanian. Kami juga membantu biaya berobat bagi masyarakat kurang mampu, memberikan beasiswa pendidikan bagi siswa dan mahasiswa baik dalam maupun luar negeri, bantuan renovasi rumah bagi warga dhuafa, serta insentif bagi guru MDTA dan TPQ se-Kabupaten Rokan Hilir,” terang Ustaz Jefrizal.
Baznas Rohil juga menyalurkan bantuan bagi muallaf, masyarakat rentan, serta dukungan untuk masjid, musholla, dan sarana dakwah seperti da’i, da’iyah, dan rumah suluk. Semua program, kata dia, dijalankan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
“Semua dana yang dikelola Baznas Rohil berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Amanah umat ini kami kelola sebaik mungkin agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh yang berhak,” ujarnya.
Sebagai wujud pemberdayaan ekonomi, Baznas Rohil juga menggulirkan Program Rohil Makmur (PRM) yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan petani. Penyaluran bantuan dilakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Baznas dan kelompok penerima, disaksikan langsung para komisioner Baznas Rohil.
“Melalui Program Rohil Makmur, kami ingin memberdayakan sektor pertanian agar hasilnya tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga menjadi sumber zakat baru bagi Baznas. Dengan begitu, manfaat zakat terus berputar dari umat untuk umat,” terang Ustaz Jefrizal.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Jika ada yang meragukan, silakan datang langsung ke kantor Baznas Rohil. Kami terbuka dan siap memberikan penjelasan, karena semua kegiatan kami dilaksanakan berdasarkan aturan resmi dan diaudit secara berkala,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Tidak ada komentar