Nostalgia Putih Abu-Abu, Alumni 93 se-Kota Makassar Bangun Kolaborasi

cyber pena
25 Mar 2026 08:00
4 menit membaca

MAKASSAR,CYBERPENA.ID– Suasana penuh nostalgia bertajuk “putih abu-abu” kembali menghadirkan kenangan masa sekolah yang sarat makna di Kota Makassar.

Meski telah berlalu puluhan tahun, ikatan emosional para alumni sekolah menengah angkatan 1993 se-Kota Makassar tetap terjaga erat. Bahkan, kebersamaan tersebut kini semakin kuat dalam nuansa kehangatan dan keakraban yang terasa sepanjang kegiatan.

Semangat kebersamaan itu semakin terasa saat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir langsung dalam Malam Ramah Tamah Reuni Akbar Putih Abu-Abu Angkatan 93.

Di tengah suasana penuh cerita masa lalu yang kembali mengalir, Appi tampak menyatu bersama para alumni, menghidupkan kembali semangat persaudaraan yang telah terbangun sejak masa sekolah.

Kehadiran Wali Kota Makassar tersebut menjadi energi tambahan bagi para peserta, sekaligus bentuk apresiasi atas suksesnya rangkaian kegiatan reuni yang meliputi Jalan Sehat hingga malam ramah tamah, yang mempertemukan alumni lintas sekolah.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengatakan, pertemuan lintas angkatan sekolah Menengah ini bukan sekadar ajang nostalgia, melainkan wadah strategis untuk memperkuat jejaring sosial dan kolaborasi produktif demi kemajuan daerah.

“Momen ini tidak sekadar temu kangen, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi dan memperkuat jejaring sosial antaralumni,” hal itu disampaikan dalam sambutannya pada kegiatan Malam Ramah Tamah Reuni Putih Abu-Abu Angkatan 93 se-Kota Makassar yang digelar di Balai Prajurit Manunggal, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Senin (23/3/2026), dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

Lebih lanjut, Munafri menekankan pentingnya membangun jejaring lintas generasi dalam momentum reuni akbar alumni angkatan 1993 se-Kota Makassar.

Ia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiasi yang telah dirancang sejak sekitar dua tahun lalu, berawal dari diskusi bersama sejumlah rekan alumni.

Dari diskusi tersebut, lahir gagasan untuk menghadirkan sebuah kegiatan yang mampu menyatukan seluruh alumni lintas sekolah angkatan 1993 di Makassar dalam satu momentum kebersamaan.

“Dari diskusi itu muncul ide untuk mengumpulkan seluruh teman-teman angkatan 1993 dari berbagai sekolah. Maka lahirlah Dekade 93 yang kita laksanakan hari ini,” katanya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga ruang strategis untuk membangun jaringan yang kuat antaralumni.

Appi menilai, sebagian besar alumni kini telah berada pada fase usia yang matang, sehingga memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing generasi berikutnya.

“Kita butuh mengantarkan generasi kita, dari generasi Y menuju generasi Z hingga generasi Alpha. Keutuhan keluarga lintas generasi ini harus kita jaga bersama,” tambahnya.

Munafri juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan milik individu atau satu sekolah, melainkan milik bersama seluruh alumni angkatan 1993.

“Dengan beragam kegiatan yang melibatkan semua. Kita juga tidak melupakan adik kelas maupun kakak kelas, semuanya dirangkul dalam kebersamaan,” jelasnya.

Dalam suasana yang hangat, ia mengajak seluruh alumni untuk menikmati momen tanpa sekat, sambil mengenang perjalanan masa sekolah yang penuh cerita.

Ia juga berharap adanya kontribusi pemikiran dari para alumni dalam mendukung pembangunan Kota Makassar ke depan.

“Saya butuh pemikiran-pemikiran cerdas dari seluruh sahabat angkatan 1993 untuk membantu saya membangun Makassar ke depan,” imbuh Appi.

Tak hanya itu, Appi turut menyampaikan apresiasi kepada panitia yang berhasil menghimpun ribuan alumni dari berbagai latar belakang sekolah.

Hal ini menjadi bukti bahwa ikatan emosional yang terbangun sejak masa sekolah tetap terjaga, meski telah melewati lebih dari tiga dekade perjalanan waktu.

“Reuni adalah ruang untuk memperkuat jejaring sosial dan membangun kolaborasi yang produktif,” tuturnya.

“Dari pertemuan seperti inilah lahir energi positif, ide-ide besar, dan semangat gotong royong yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambah Appi.

Lebih lanjut, Wali Kota Makassar tersebut menilai bahwa alumni Angkatan 93 yang kini telah berkiprah di berbagai sektor, baik pemerintahan, swasta, maupun dunia usaha merupakan aset penting bagi kota.

Para alumni pun diajak untuk menyatukan kekuatan dalam mendukung transformasi Makassar menjadi kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Makassar mendorong keterlibatan aktif para alumni, mulai dari investasi, promosi potensi daerah, hingga inovasi dalam pengembangan usaha lokal.

“Saya melihat potensi besar itu hadir dalam diri para alumni Angkatan 1993. Kami percaya kekuatan kota ini tidak hanya terletak pada infrastruktur, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia dan semangat kolaborasinya,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Munafri kembali menekankan pentingnya menjaga kekompakan sebagai fondasi keberhasilan bersama.

Ia berharap, persahabatan yang telah terjalin sejak masa sekolah dapat terus dirawat sebagai modal sosial yang berharga.

“Reuni ini, kita harapkan melahirkan komitmen bersama untuk terus berkontribusi nyata bagi pembangunan Kota Makassar di masa depan,” harapnya. (rls*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    xjasa website murah
    xwebsite murah