Kelelahan Amankan Arus Mudik, Perwira Polres Banggai Dilarikan ke RSUD Luwuk

cyber pena
25 Mar 2026 07:53
3 menit membaca

BANGGAI,CYBERPENA.ID — Dedikasi tinggi ditunjukkan oleh jajaran personel Polres Banggai dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2026. Namun di balik intensitas tugas yang padat, seorang anggota dilaporkan jatuh sakit akibat kelelahan setelah beberapa hari berturut-turut menjalankan pengamanan arus mudik Lebaran.

Anggota tersebut diketahui bernama AKP Alfius R. Dapimoendi (57), yang selama operasi berlangsung aktif terlibat dalam berbagai rangkaian kegiatan pengamanan. Ia sebelumnya ditugaskan dalam pengamanan ibadah Tarawih, pengawalan Pawai Takbir, pengamanan Sholat Idul Fitri, hingga turun langsung di lapangan memastikan kelancaran arus mudik masyarakat.

Kapolres Banggai AKBP Wayan Wayracana Aryawan menjelaskan bahwa tingginya mobilitas masyarakat pada momen Lebaran tahun ini berdampak pada meningkatnya intensitas kerja seluruh personel di lapangan. Kondisi tersebut menuntut kesiapan fisik dan mental yang prima, serta kewaspadaan tinggi dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, lonjakan arus kendaraan serta aktivitas masyarakat yang meningkat signifikan membuat anggota harus bekerja lebih lama dari waktu normal demi memastikan keamanan dan kenyamanan bersama.

“Benar, satu personel kami mengalami kelelahan saat menjalankan tugas pengamanan arus mudik. Saat ini yang bersangkutan sudah mendapatkan perawatan medis di RSUD Luwuk,” ujar AKBP Wayan dalam keterangannya, Selasa (24/3).

Ia menjelaskan, sebelum dirujuk ke rumah sakit, AKP Alfius sempat mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Kampung Baru. Saat itu, yang bersangkutan mengeluhkan sakit pada bagian dada sebelah kiri saat masih dalam kondisi bertugas pada Minggu (22/3).

Melihat kondisi tersebut, pihak kepolisian segera mengambil langkah cepat dengan memberikan penanganan medis dan memastikan kondisi anggota tersebut stabil.

Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh perwira pengendali di setiap titik pengamanan untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan personel di lapangan. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama kami, namun keselamatan dan kesehatan personel juga tidak kalah penting untuk diperhatikan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh anggota yang terlibat dalam Operasi Ketupat agar mampu mengatur waktu istirahat dengan baik di sela-sela tugas, serta segera melaporkan apabila mengalami gangguan kesehatan.

Di sisi lain, Polres Banggai tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran. Berbagai upaya terus dioptimalkan, mulai dari penguatan pos pengamanan dan pos pelayanan, peningkatan patroli, hingga pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar, baik saat perjalanan mudik maupun saat kembali ke daerah asal.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa di balik kelancaran arus mudik, terdapat kerja keras dan pengorbanan para petugas di lapangan yang tanpa lelah menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. (rls/hms)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    xjasa website murah
    xwebsite murah