NUSANTARA, CYBERPENA.ID — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah melalui kegiatan Operasi Pasar Murah (OPM) di Kantor Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)
Kegiatan ini digelar sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan memastikan keterjangkauan kebutuhan pangan bagi masyarakat di wilayah Ibu Kota Nusantara.

Selain OPM, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi dan penyuluhan penganekaragaman pangan bagi para kader PKK dan Posyandu se-Kecamatan Sepaku. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Otorita IKN, Sekretariat Kerja Bersama (SKB) Bank Indonesia (BI) IKN, dan Pemerintah Kecamatan Sepaku dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional.
Turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Otorita IKN serta Grup IV Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang memberikan dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan keluarga. Upaya tersebut dilakukan melalui penganekaragaman pangan lokal, pemenuhan gizi seimbang, serta pencegahan stunting di wilayah IKN.

Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, P. Setia Lenggono, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya di tingkat keluarga.
“Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan penganekaragaman pangan ini kami harapkan menjadi momentum bagi para ibu kader untuk bersama-sama mengentaskan permasalahan stunting di wilayah IKN, khususnya Kecamatan Sepaku,” ujarnya.

Sementara itu, anggota DWP Otorita IKN, Elita Indrajit, menyampaikan pesan dari Penasihat DWP Otorita IKN, Kartika Basuki Hadimuljono, yang mendorong optimalisasi peran pemerintah dan organisasi perempuan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Kami hadir mewakili Ibu Penasihat DWP Otorita IKN agar DWP dapat terus berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar Ibu Kota Nusantara,” ungkap Elita.

Kepala SKB BI IKN, Syachman Perdyner, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah sejalan dengan komitmen Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga pangan.
“Gerakan ini kami dukung untuk memastikan harga pangan tetap stabil dan terjangkau, sebagai bagian dari upaya bersama antara pemerintah, kecamatan, dan Bank Indonesia dalam mendorong kesejahteraan sosial masyarakat,” katanya.
Dalam kegiatan OPM, masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, mulai dari sembilan bahan pokok (sembako) seperti beras, telur, gula, minyak goreng, hingga gas elpiji dan kebutuhan memasak lainnya. Kehadiran bahan pangan tersebut diharapkan dapat menjamin kecukupan gizi keluarga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memastikan keterjangkauan pangan, peningkatan kualitas gizi, dan kesejahteraan masyarakat sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia di Ibu Kota Nusantara. 28/1/2026 (hms/ikn)


Tidak ada komentar