Makassar Diguyur Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Batasi Aktivitas

cyber pena
22 Jan 2026 05:20
3 menit membaca

MAKASSAR,CYBERPENA.ID – Kota Makassar kembali dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai angin kencang dalam beberapa hari terakhir. Kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi memicu berbagai risiko, seperti genangan banjir, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas masyarakat, khususnya pengguna jalan dan warga di wilayah pesisir maupun kepulauan.

https://kitabisa.com/campaign/gerejatendasalumokanan

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah dan berkendara di tengah cuaca buruk.

“Pemerintah Kota Makassar sudah menetapkan status siaga demi mengantisipasi potensi dampak yang lebih luas. Ini juga demi keselamatan warga,” ujar Munafri kepada awak media di Balai Kota Makassar, Rabu (21/1/2026), petang.

Munafri menilai intensitas cuaca ekstrem saat ini tergolong berbahaya. Hal itu terlihat dari banyaknya pohon tumbang yang tidak hanya patah, tetapi tercabut hingga ke akar.

“Cuaca saat ini relatif ekstrem. Kalau kita lihat, pohon-pohon yang tumbang itu bukan hanya patah, tapi terangkat sampai akar-akarnya. Ini artinya kita butuh kewaspadaan ekstra. Hari ini Makassar berada dalam posisi siaga,” tuturnya.

Ia menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, warga diminta untuk tidak memaksakan diri beraktivitas di luar rumah jika tidak mendesak.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak memaksakan keluar rumah di tengah cuaca yang sangat ekstrem demi keselamatan bersama,” imbuhnya.

Pemerintah Kota Makassar juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk tetap siaga, khususnya di titik-titik rawan seperti genangan banjir, abrasi, serta potensi pohon tumbang, guna meminimalkan risiko bagi masyarakat.

Selain itu, masyarakat diingatkan untuk lebih berhati-hati saat berkendara akibat kondisi jalan licin, jarak pandang terbatas, serta terpaan angin kencang.

“Kami mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengatur aktivitas harian di tengah cuaca hujan yang disertai angin kencang, khususnya dengan menghindari area yang berpotensi mengalami pohon tumbang,” saran Appi.

Imbauan ini disampaikan menyusul informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan wilayah Makassar dan sekitarnya masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan.

Munafri juga meminta jajaran pemerintah di tingkat kewilayahan, khususnya camat dan lurah, untuk aktif memantau kondisi di wilayah masing-masing.

“Langkah antisipatif ini penting guna memastikan respons cepat apabila terjadi genangan banjir, pohon tumbang, maupun kondisi darurat lainnya yang dapat mengganggu aktivitas dan keselamatan warga,” tuturnya.

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) diinstruksikan meningkatkan kesiapsiagaan di titik-titik rawan, termasuk kawasan dengan saluran drainase bermasalah dan area berpotensi pohon tumbang.

Perhatian khusus juga diberikan kepada wilayah pesisir dan kepulauan. Munafri mengimbau nelayan serta warga yang beraktivitas di laut agar lebih berhati-hati mengingat kondisi perairan Selat Makassar dilaporkan mengalami gelombang cukup tinggi.

“Iya, kami akan memastikan laporan dari wilayah, termasuk Pak Camat dan Pak Lurah di Pulau. Kami perlu melihat apa yang harus dilakukan segera demi kepentingan keselamatan masyarakat,” tukasnya. (rls/hms*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    xjasa website murah
    xwebsite murah