Meutya Hafid: Infrastruktur Digital Kunci Respons Cepat Saat Bencana

cyber pena
21 Des 2025 23:44
2 menit membaca

JAKARTA SELATAN,CYBERPENA.ID — Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa ketahanan infrastruktur digital merupakan faktor krusial dalam penanganan bencana, khususnya untuk memastikan keselamatan warga serta kecepatan respons pemerintah ketika akses fisik terputus.

Penegasan tersebut disampaikan Meutya Hafid saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-32 Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) yang digelar di Jakarta Selatan, Kamis (18/12/2025).

“Bencana ini mengingatkan kita semua bahwa konektivitas dan informasi adalah kebutuhan mendasar. Infrastruktur digital adalah benteng pertahanan terakhir ketika akses fisik terputus,” ujar Meutya dalam sambutannya.

Menurut Meutya, meningkatnya risiko bencana akibat perubahan iklim menuntut pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan ketahanan atau resiliensi infrastruktur digital sebagai prioritas nasional. Infrastruktur telekomunikasi yang tangguh dinilai berperan vital dalam mendukung koordinasi, distribusi informasi, serta layanan darurat saat situasi krisis.

Pada kesempatan tersebut, Meutya juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi keluarga besar MASTEL dan para petugas lapangan yang tetap menjalankan tugas pemulihan jaringan di tengah kondisi darurat.

“Kami menyampaikan empati kepada keluarga besar MASTEL dan para petugas yang tanpa henti berupaya mengembalikan konektivitas di wilayah terdampak, meskipun di saat yang sama turut menjadi korban bencana,” tuturnya.

Lebih lanjut, Meutya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan pemulihan jaringan telekomunikasi. Menurutnya, sinergi antara operator telekomunikasi, pemerintah, serta para pemangku kepentingan menjadi kunci utama menjaga keberlanjutan konektivitas nasional.

“Tidak ada satu pihak yang bisa bekerja sendiri. Kolaborasi yang cepat, solid, dan terkoordinasi adalah kunci untuk memastikan konektivitas nasional tetap terjaga,” tegasnya.

Menutup sambutan, Meutya Hafid mengajak seluruh ekosistem telematika nasional untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan disiplin strategi, serta memperkuat peran masing-masing dalam membangun Indonesia digital yang tangguh, aman, dan merata.

Pada momentum tersebut, Meutya juga memberikan apresiasi atas kontribusi MASTEL selama 32 tahun dalam pengembangan sektor telematika nasional serta dukungannya terhadap transformasi digital Indonesia. (rls)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    xjasa website murah
    xwebsite murah